• Sejarah Dibalik Menu Nyam Ayams: Rica-Rica, Saos Blackpepper dan Sambal Matah

     Sebelum semua olahan menu dapat disantap dengan nikmat oleh kita, ternyata setiap makanan punya jalan ceritanya sendiri lho, gais! Yuk simak sejarah berikut ini:


    Ayam Rica-Rica

    gambar 1. Rica-Rica

    Rica-rica adalah jenis bumbu pedas yang awalnya berasal dari masakan Manado di Sulawesi Utara, khususnya di Minahasa. Kata "rica" sendiri berasal dari bahasa Manado yang berarti "cabai" atau "pedas". Bumbu rica-rica terkenal karena memberikan rasa pedas yang khas, berasal dari campuran potongan cabai, cabai rawit, bawang putih, bawang merah, perasan jeruk nipis, garam, dan gula..

    Sejarah bumbu rica-rica dapat ditelusuri hingga ke Pulau Jawa dan kemudian menjadi terkenal. Awalnya, bumbu ini diperkenalkan oleh para prajurit KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger) asal Manado yang bertugas di Pulau Jawa pada masa penjajahan Hindia Belanda. Dari sini, bumbu rica-rica mulai dikenal di Pulau Jawa dan mendapatkan popularitas di masyarakatnya.

    Namun, selama proses perkembangannya, bumbu rica-rica mengalami penyesuaian dengan lidah masyarakat Pulau Jawa. Akibatnya, bumbu rica-rica yang ada di Pulau Jawa tidak sama dengan yang asli dari Manado. Ini terjadi karena masyarakat Jawa cenderung menyukai makanan yang tidak terlalu pedas dan memiliki kecenderungan rasa manis.


    Ayam Saos Lada Hitam:

    gambar 1. Black Pepper

    Saos lada hitam atau black pepper sauce adalah jenis saos yang umum digunakan dalam berbagai masakan, termasuk masakan ayam. Saos lada hitam biasanya terdiri dari lada hitam, bawang putih, saus tiram, kecap Inggris, dan berbagai bahan lain yang memberikan cita rasa kaya dan pedas. Kombinasi bahan-bahan tersebut menciptakan saos yang lezat dan sering digunakan dalam masakan Asia, terutama masakan Tiongkok dan Asia Tenggara. Kemudian  ayam saos black pepper berkembang sebagai variasi dari resep-resep tradisional yang memanfaatkan saos lada hitam. Perkembangan kuliner sering kali dipengaruhi oleh kreativitas para koki dan selera lokal. Dengan demikian, saos black pepper ayam kemungkinan muncul sebagai tanggapan terhadap permintaan konsumen yang mencari variasi rasa baru dalam hidangan ayam. Meskipun tidak ada sejarah yang secara spesifik dicatat, variasi kuliner seperti ini umumnya berasal dari adaptasi dan inovasi di dunia kuliner.


    Sambal Matah:


    gambar 3. Sambal Matah

    Sambal matah adalah saus yang dibuat dari bahan-bahan segar seperti cabai rawit, bawang merah, bawang putih, , daun jeruk, serai dan jeruk nipis. Saus ini menghadirkan cita rasa segar, pedas, dan sedikit asam, memberikan sentuhan khas Bali pada hidangan. Ayam sambal matah adalah varian dari hidangan ini, di mana ayam disiapkan atau disajikan bersama saus sambal matah.

    Dengan kemungkinan bahwa hidangan ini berkembang dari praktik kuliner tradisional Bali, di mana sambal matah telah menjadi unsur yang tak terpisahkan dari berbagai hidangan. Kemudian, para koki dan penggemar kuliner mungkin merancang cara untuk menggabungkan sambal matah dengan ayam, menciptakan hidangan yang lebih kompleks dan menggoda.


    Perkembangan kuliner seringkali dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ketersediaan bahan lokal, kekayaan budaya kuliner setempat, dan inovasi yang dilakukan oleh para koki. Hidangan seperti ayam sambal matah kemungkinan muncul sebagai hasil dari eksperimen kreatif dan penyesuaian dari tradisi kuliner yang sudah ada. Meskipun sejarahnya mungkin tidak tercatat secara rinci, hidan gan ini tetap menjadi bagian integral dari kekayaan kuliner Indonesia, terutama di Bali.


    Sumber:

    1. https://www.fimela.com/food/read/5140284/resep-rica-rica-ayam-kampung-gurih-pedas-dan-empuk

    2. https://cookpad.com/id/resep/4364727-saus-lada-hitam-saus-steak-rumahan

    3. https://images.app.goo.gl/2zxEK6GZbNYSYNAFA

  • 1 komentar:

    1. Bagi yang BM banget makan rica, ini sumpah enak banget. Bumbunya ga pelit sama sekali

      BalasHapus

    WA FOR ORDER

    ALAMAT

    Homy Kost Pulutan

    EMAIL

    nyammayam@gmail.com

    TELEPHONE

    +62 899-8322-269